Apa itu dcl ,dml dan ddl (contoh dan kegunaan nya)

2 min read

Apa itu dcl ,dml dan ddl

Hai kembali lagi di kodekreasi.com , kali ini kita akan mempelajari apa itu dcl , dml dan ddl pada basis data MySQL . Ditutorial sebelumnya kita telah mengetahui apa itu mysql selain itu kita juga telah mempelajari cara install MySQL , jadi bagi kalian yang belum paham tentang MySQL saya sarankan untuk mengakses artikel saya yang sebelumnya. MySQL adalah salah satu produk RDBMS yang sangat populer juga bersifat open source. Seperti kebanyakan database server lainya, MySQL dapat diakses oleh aplikasi klien dengan bahasa standar , yaitu SQL( Structure Query Language ). Secara umum , SQL dapat digolongkan menjadi tiga yaitu DCL , DML dan DDL.

Apa Itu DCL ?

DCL merupakan singkatan dari Data Control Language . DCL adalah kumpulan perintah SQL yang berfungsi untuk melakukan pengontrolan data dan server databasenya, seperti manipulasi user dan hak akses (priviledges). Yang termasuk perintah dalam DCL , yaitu CREATE USER, DROP USER, GRANT dan REVOKE.

CREATE USER

CREATE USER adalah perintah yang digunakan untuk membuat sebuah user baru pada MySQL. Berikut adalah contoh format dasar dari perintah CREATE USER di MySQL :

CREATE USER 'nama_user';

DROP USER

DROP USER adalah perintah yang digunakan untuk menghapus user MySQL yang pernah dibuat. Berikut adalah contoh format dasar dari perintah DROP USER di MySQL:

DROP user 'nama_user';

GRANT(Memberi Hak Akses)

Grant merupakan perintah yang digunakan untuk memberikan hak izin akses bagi user atau pengguna di MySQL agar dapat mengakses database, tabel atau kolom. Hak akses tersebut bisa berupa hak membuat (CREATE), mengambil data (SELECT), menghapus data (DELETE), mengubah data (UPDATE), dan hak khusus lainnya yang berhubungan dengan sistem database.

REVOKE(Mencabut Hak Akses)

Revoke merupakan perintah yang fungsinya kebalikan dari GRANT . Perintah ini digunakan untuk menghapus atau mencabut kembali hak izin akses yang telah diberikan kepada user MySQL yang sebelumnya telah diberikan.

Apa itu DML ?

DML merupakan singkatan dari Data Manipulation Language. Data Manipulation Language adalah perintah sql yang berhubungan dengan pengelolaan data pada sebuah database. Kegunaan data manipulation language DML adalah untuk memasukkan serta memanipulasi data pada tabel di database MySQL yang telah dibuat. Terdapat empat perintah yang sering digunakan dalam DML, yaitu INSERT, SELECT, UPDATE, dan DELETE.

INSERT

INSERT merupakan salah satu perintah sql yang digunakan untuk memasukkan data baru kedalam sebuah record di tabel pada database yang telah dibuat. Berikut adalah contoh format dasar dari perintah INSERT di MySQL:

INSERT INTO nama_tabel(nama_kolom1, nama_kolom2,...) VALUES (nilai_kolom1, nilai_kolom2,...);

SELECT

SELECT adalah perintah sql yang digunakan untuk mengambil dan menampilkan data dari satu tabel atau bahkan dari beberapa tabel dengan penggunaan relasi. Berikut adalah contoh format dasar dari perintah SELECT di MySQL:

SELECT nama_kolom1, nama_kolom2 FROM nama_tabel;

UPDATE

Perintah UPDATE digunakan untuk melakukan perubahan pada data. Update berfungsi untuk mengubah data dalam tabel. Beberapa kegunaan update adalah : mengubah data dalam tabel, mengisi field yang masih kosong datanya, mengosongkan field yang sudah ada datanya. Berikut adalah contoh format dasar dai perintah Update di MySQL :

UPDATE nama_tabel SET nama_kolom = nilai_baru where kondisi;

DELETE

Perintah DELETE digunakan untuk menghapus data di dalam sebuah tabel pada database MySQL. Berikut adalah contoh format dasar dari perintah Delete di MySQL :

DELETE FROM nama_tabel WHERE kondisi;

Apa itu DDL ?

Kepanjangan DDL adalah Data Definition Language. Definisi DDL sendiri adalah kumpulan perintah sql yang digunakan untuk membuat atau memodifikasi struktur objek dalam database , dengan kata lain DDL sangat berguna dalam membangun kerangka sebuah database. Contoh dari DDL adalah CREATE DATABASE, DROP DATABASE, CREATE TABLE, DROP TABLE dan ALTER TABLE.

CREATE DATABASE

Perintah CREATE DATABASE pada DDL digunakan untuk membuat database. Berikut adalah contoh format dasar dari perintah CREATE DATABASE di MySQL :

CREATE DATABASE nama_database;

DROP DATABASE

Perintah DROP DATABASE pada DDL digunakan untuk menghapus database yang telah dibuat. Berikut adalah contoh format dasar dari perintah DROP DATABASE di MySQL :

DROP DATABASE IF EXISTS nama_database;

CREATE TABLE

Perintah CREATE TABLE pada DDL digunakan untuk membuat sebuah tabel baru pada database yang telah dibuat . Berikut adalah contoh format dasar dari perintah CREATE TABLE di MySQL :

CREATE TABLE name_table(
    nama_field tipe_data(panjang),
    nama_field tipe_data(panjang),
    ...
    nama_field tipe_data(panjang),
    nama_field tipe_data(panjang),
    PRIMARY KEY (nama_field_key)
)

DROP TABLE

Perintah DROP TABLE pada DDL digunakan untuk menghapus tabel yang telah dibuat. Berikut adalah contoh format dasar dari perintah DROP TABLE di MySQL :

DROP TABLE nama_table;

ALTER TABLE

Perintah ALTER TABLE digunakan untuk melakukan perubahan pada table yang telah dibuat . Berikut adalah contoh sintaksnya :

ALTER TABLE nama_table MODIFY nama_field tipe_data_baru(panjang_baru);

Selain itu kegunaan ALTER TABLE adalah untuk memberikan constraint. berikut adalah contoh sintaks nya:

ALTER TABLE nama_table ADD PRIMARY KEY(nama_table_pk);

Sekian artikel kali ini mengenai Apa itu dcl ,dml dan ddl disertai contoh dan kegunaannya. Jangan lupa baca artikel saya yang lainya ya…

Pencarian Terkait :

  • kegunaan data manipulation language dml adalah untuk
  • perintah ddl dan dml beserta contohnya
  • pengertian manipulasi data

2 Replies to “Apa itu dcl ,dml dan ddl (contoh dan kegunaan…”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *