KodeKreasi

kodekreasi

Apa Itu Javascript dan Fungsinya

3 min read

apa itu javascript

Hai kembali lagi di kodekreasi.com, ditutorial kali ini kita akan mempelajari apa itu javascript dan fungsinya .

Bagi kalian yang ingin terjun ke dunia programming saya sangat menyarankan anda untuk mempelajari bahasa pemrogramman javascript ini sebagai bahasa pemrogramman pertama yang anda pelajari dikarenakan kegunaan dari bahasa pemrogramman ini yang sangat luas mulai dari frontend, backend, game , desktop , app dll. Sehingga sebagai junior programmer kalian tidak perlu pusing-pusing dengan mempelajari banyak bahasa pemrogramman yang justru malah dapat membuat kalian burn out.

Javascript sendiri merupakan bahasa pemrogramman yang paling populer sampai saat artikel ini dibuat. Menurut survey yang dilakukan oleh stackoverflow saat ini javascript menempati urutan pertama sebagai bahasa pemrogramman yang paling banyak digunakan selama sembilan tahun berturut-turut . Sehingga hal tersebut semakin memperlebar peluang karir kalian sebagai seorang programmer yang menguasai bahasa pemrogramman ini.

Apa Itu Javascript dan Fungsinya
popularitas javascript menempati urutan pertama

Apa itu javascript ?

Javascript adalah salah satu bahasa pemrogramman scripting(tidak dicompile) yang sering digunakan pada pengembangan sebuah website agar menjadi lebih interaktif serta dinamis. Saat ini penggunaan javascript tidak terbatas pada development frontend website saja namun javascript juga sudah bisa digunakan dalam pengembangan software dari sisi backend bahkan aplikasi desktop, mobile, game serta IOT dll pun sudah dapat dibuat menggunakan bahasa pemrogramman ini. Hal tersebut membuat banyak developer yang menggunakan bahasa pemrogramman ini untuk membangun project mereka dari mulai skala yang kecil hingga skala besar.

Awalnya javascript di kembangkan hanya untuk dapat berjalan di atas browser saja , namun seiring perkembangan javascript sendiri membuatnya dapat berjalan di sisi server juga. Untuk menjalankan javascript di sisi server kalian dapat menggunakan Node Js . Javascript sendiri sudah didukung banyak framework yang dapat kalian gunakan secara gratis untuk mempercepat proses development pada project yang sedang kalian kerjakan diantaranya seperti express js (backend) , Angular js (front end), Vue js (front end) dll.

Fungsi Javascript

Pada awal dikembangkan, JavaScript berfungsi untuk pemroses interaksi antara situs web dengan pengguna tanpa harus menunggu proses di server web. Saat ini fungsi javascript sendiri menjadi semakin luas, selain membuat web jadi lebih dinamis dan interaktif, JS digunakan juga untuk proses logika data. Jadi yang dulu javascript hanya digunakan pada frontend sekarang javascript juga sudah bisa digunakan dari sisi backend juga.

Sejarah Javascript

Javascript atau yang lebih sering dikenaal sebagai JS dikalangan developer ,pertama kali dikembangkan pada tahun 1955. Seorang programmer di Netscape bernama Brandan Eich merupakan sosok pencipta bahasa pemrogramman ini. Brandan eich awal mulanya membuat sebuah bahasa pemrogramman scripting untuk berjalan di Netscape Navigator Browser yang diberi nama Mocha. Lalu nama tersebut berubah menjadi Livescript saat browser Netscape Navigator 2.0 rilis versi beta (September 1995) dan setelah itu berubah nama lagi menjadi Javascript seperti yang kita kenal saat ini.

Kelebihan dan kekurangan JavaScript

Javascript memiliki kelebihan serta kekurangan jika dibandingkan dengan bahasa perogramman lain . Maka dari itu sebelum kalian memulai untuk belajar bahasa pemrogramman ini kalian harus mengetahui terlebih dahulu apa itu keunggulan javascript jika dibandingkan dengan bahasa perogramman lain serta kekurangan dari javascript itu sendiri

Keunggulan Javascript

  1. Mudah dipelajari

Javascript merupakan bahasa pemrogramman yang cukup sederhana dalam penulisanya sehingga bahasa pemrogramman ini sangat cocok sekali dipelajari oleh kalian yang baru akan terjun ke dunia programming. Selain itu saat ini, sangat mudah menemukan sumber pembelajaran online terkait bahasa pemrograman tersebut baik yang dapat diakses secara gratis maupun berbayar.

2. Sangat Ringan dan Kecil

Kelebihan kedua dari bahasa pemrogramman JavaScript adalah resource memori yang dibutuhkan sedikit sehingga akan berefek pada aplikasi yang kita buat menjadi lebih ringan ketika diakses. Bahasa pemrograman ini memang diciptakan menjadi sangat ringan karena seluruh proses yang berjalan di halaman akan diakses oleh sisi klien. Server hanya perlu mengolah permintaan HTTP. Selain itu, penggunaan JavaScript juga memudahkan dan mempercepat proses dalam peramban.

3. Dapat digunakan untuk membangun lintas platform hanya dengan satu bahasa (General Purpose)

Salah satu yang cukup istimewa dari bahasa pemrogramman ini adalah kalian tidak perlu mempelajari bahasa pemrogramman yang cukup banyak untuk dapat membangun sebuah software website, dekstop atau mobile karena dengan javascript kalian udah bisa membangun itu semua.

4. Dukungan Komunitas yang Banyak

Salah satu alasan JavaScript banyak digandrungi oleh banyak developer adalah karena alasan banyaknya komunitas javascript itu sendiri. Komunitas adalah hal penting dalam memilih sebuah bahasa pemrograman. Dimana komunitas ini menjadi tempat tanya jawab serta share knowladge para anggotanya mengenai bahasa pemrogramman tersebut. Tentu saja, jika kamu sedang mengembangkan sebuah aplikasi, serta menemukan bug. Dengan dukungan komunitas yang baik, maka kamu akan lebih mudah untuk menemukan solusi dari bug tersebut.

5. Tidak Memerlukan Kompilator

Kompilator merupakan program yang berfungsi sebagai penerjemah bahasa pemrograman dalam komputer. Anda tidak memerlukannya jika menggunakan JavaScript. Pasalnya, peramban web sudah bisa menginterpretasikan JavaScript melalui HTML.

Kekurangan Javascript

  1. Tidak Mendukung Multi-threading

Javascript tidak mendukung multi-threading karena interpreter JavaScript di browser adalah thread tunggal (AFAIK). Selain itu Google Chrome sendiri juga tidak membiarkan JavaScript pada suatu halaman web berjalan secara bersamaan karena ini akan menyebabkan masalah konkurensi besar-besaran di halaman web yang ada.

2. Masalah Keamanan Dari Sisi Client

Karena kode JavaScript dieksekusi di sisi klien, bug dan kelalaian terkadang dapat dieksploitasi untuk tujuan jahat. Karena itu, beberapa orang memilih untuk menonaktifkan JavaScript sepenuhnya.

3. Belum Semua Browser Support

Terkadang saat mengembangkan sebuah website dengan javascript saat kita coba mengakses pada browser tertentu script javascript kita tidak berfungsi . Hal tersebut dimungkinkan karena browser yang kita gunakan untuk mengakses halaman web kita menginterpretasikan kode JavaScript secara berbeda sehingga hasilnya tidak sesuai dengan saat kita mengaksesnya dari browser lain.

Sekian artikel dari saya kali ini mengenai apa itu javascript dan fungsinya . Untuk selanjutnya kita akan mempelajari tentang apa saja yang harus kita persiapkan sebelum memulai belajar bahasa pemrogramman ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *